Daihatsu Juga Ekspor Mobil Lewat Pelabuhan Patimban

 

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia memastikan untuk turut berpartisipasi mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan devisa negara melalui ekspor. Terbaru, bagian dari Toyota Group ini juga akan memaksimalkan utilisasi Car Terminal Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat seperti imbauan Presiden RI Joko Widodo pada Selasa (8/2/2022) kemarin. “ADM turut berpartisipasi dalam usaha kegiatan ekspor kendaraan lewat pelabuhan Patimban, mendukung peningkatan industri otomotif nasional sekaligus pendapatan devisa negara,” kata Export Import Division Head PT ADM Johan, Rabu (9/3/2022).

 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, pada Januari 2022 ekspor mobil dengan status completely built up (CBU) dari Daihatsu berkontribusi sebesar 49 persen dari total ekspor kendaraan roda empat nasional atau sekitar 24.000 unit. Kendaraan itu, diekspor hingga ke-75 negara di dunia mulai dari ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Latin. Adapun ADM sendiri, sejauh ini memproduksi dan mengekspor kendaraan untuk brand Toyota seperti Rush, Avanza, Wigo, Raize, dan Town/Lite Ace, serta Mazda Bongo. “Torehan tersebut membuktikan produksi ADM memiliki standar kualitas global dan telah dipercaya pelanggan hingga ke mancanegara,” ujarnya. Sebelumnya, Jokowi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan agenda kunjungan kerja di Pelabuhan International Patimban, Jawa Barat sekaligus memantau aktivitas ekspor kendaraan bermotor.

Pada kesempatan itu, ia berharap ekspor mobil via Patimban bisa capai 180.000 unit karena selama tiga bulan beroperasi kegiatannya sangatlah positif. “Sebelumnya direncanakan tahun ini bisa ekspor dari Patimban kurang lebih 160.000 unit,” kata Jokowi. “Tapi melihat progres tiga bulan ini, kelihatannya bisa naik menjadi 180.000 unit mobl untuk ekspor ke Filipina, Brunei Darussalam, Jepang, dan Vietnam,” lanjut dia. Nantinya, tujuan negara itu akan dikembangkan lagi sehingga sekitar satu bulan ke depan Pelabuhan Patimban bisa mengekspor sampai 15.000 unit mobil per bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *